Beberapa hari yang lalu, rekan kita base camp Jogja melalui mas Agus Armanto dan mas Tri Suharto telah memberikan sumbangan kepada almamater kita tercinta. Dana sih tidak besar, yang penting kita sebagai alumni IKHLAS.
Tidak bisa kita ukur seberapa besar keikhlasan bapak dan ibu guru medidik sampai anak didiknya pada sukses seperti sekarang. Semoga apa yang kita berikan ini dapat mengetuk pintu hati alumni yang lain, adik kelas dan kakak kelas, atau barangkali kita malah kalah duluan oleh alumni angkatan di bawah/atas kita.
Mungkin hanya itu sebagai pengantar dari alumni lulusan 1980, sebagai pintu gerbang untuk membuka tali silaturahim kembali dengan almamater.
Jumat, 15 Januari 2010
Rabu, 06 Januari 2010
Ndoglas Dondong
30 tahun yang lalu...
Jam isitirahat sudah bertalu, kalo di kales 6B sudah ada komando wek ji, wek ro dan setrusnya, itu tandanya temen-temen di kelas sebelah berhamburan keluar kelas. Kalo di kelas ku pada buru-buru masuk ke base camp_warung Pak Sar (tukang kebon sekolah). Sigit, Zulfan, Yani dan gank-nya sudah nyari makanan yang disukainya. Ada mie, krupuk, donat dan lain-lain. Tiba-tiba Agus yang baru masuk kantin sekolah alias base camp kami, ngambil dondong yang ada ditumpukan baskom, karena sejak tadi dondong itu belum ada yang beli. Dia ngebagi-bagi ke temen-temennya.
"Gus, sudah di bayar...?" tanya temen-temen yang lain.
Gak tau, Agus menjawab atau tidak yang jelas ada temen yang sudah ngupas kulit dondong itu dan memakannya. Yang tau kalo dondong belum di bayar, buru-buru ngembaliin buah dondong tersebut ke baskom.
Tak berapa lama...teng-teng-teng...!!!! Wah, sudah masuk lagi.
Siswa kelas 6A mulai beranjak dari base camp, dan masuk ke kelasnya lagi.
Pelajaran Bahasa Indonesia yang diajar oleh Pak Sugeng sudah siap. Setelah Pak Sugeng masuk ke kelas," Anak-anak.., tadi ada laporan dari Pak Bon, ada yang ndoglas. Makan tapi belum bayar..."
Seluruh siswa kelas itu terdiam, termasuk aku.
Dari pojok kelas ada suara...tadinya hanya satu suara, lama-lama kayak koor.
"Sigit..!"
"Sigiiitt!"
"Sigit Pak, ndoglas dondong!"
"Iya Pak, sigit makan dondong..."
Akhirnya kelasku pun riuh rendah dengan sangkaan kalo sigit ndoglas dondong. Sigit yang duduk di bangku paling depan serba salah. Dia mau menjawab, suara-suara itu menyudutkan dirinya, tidak dijawab lha wong dia juga tidak tau kalo dondong itu hanya dikasih sama temennya. Dikira sudah dibayar.
Pak Sugeng hanya klecam-klecem.
Itu kenangan 30 tahun silam...sori yo mas Sigit. Ben kelingan wektu semono. Ojo nesu lho
Lho....L H O, wong.... W O N G, kok.....K O K........ini kesenenganmu, nyebutin kata-kata begitu.
Jam isitirahat sudah bertalu, kalo di kales 6B sudah ada komando wek ji, wek ro dan setrusnya, itu tandanya temen-temen di kelas sebelah berhamburan keluar kelas. Kalo di kelas ku pada buru-buru masuk ke base camp_warung Pak Sar (tukang kebon sekolah). Sigit, Zulfan, Yani dan gank-nya sudah nyari makanan yang disukainya. Ada mie, krupuk, donat dan lain-lain. Tiba-tiba Agus yang baru masuk kantin sekolah alias base camp kami, ngambil dondong yang ada ditumpukan baskom, karena sejak tadi dondong itu belum ada yang beli. Dia ngebagi-bagi ke temen-temennya.
"Gus, sudah di bayar...?" tanya temen-temen yang lain.
Gak tau, Agus menjawab atau tidak yang jelas ada temen yang sudah ngupas kulit dondong itu dan memakannya. Yang tau kalo dondong belum di bayar, buru-buru ngembaliin buah dondong tersebut ke baskom.
Tak berapa lama...teng-teng-teng...!!!! Wah, sudah masuk lagi.
Siswa kelas 6A mulai beranjak dari base camp, dan masuk ke kelasnya lagi.
Pelajaran Bahasa Indonesia yang diajar oleh Pak Sugeng sudah siap. Setelah Pak Sugeng masuk ke kelas," Anak-anak.., tadi ada laporan dari Pak Bon, ada yang ndoglas. Makan tapi belum bayar..."
Seluruh siswa kelas itu terdiam, termasuk aku.
Dari pojok kelas ada suara...tadinya hanya satu suara, lama-lama kayak koor.
"Sigit..!"
"Sigiiitt!"
"Sigit Pak, ndoglas dondong!"
"Iya Pak, sigit makan dondong..."
Akhirnya kelasku pun riuh rendah dengan sangkaan kalo sigit ndoglas dondong. Sigit yang duduk di bangku paling depan serba salah. Dia mau menjawab, suara-suara itu menyudutkan dirinya, tidak dijawab lha wong dia juga tidak tau kalo dondong itu hanya dikasih sama temennya. Dikira sudah dibayar.
Pak Sugeng hanya klecam-klecem.
Itu kenangan 30 tahun silam...sori yo mas Sigit. Ben kelingan wektu semono. Ojo nesu lho
Lho....L H O, wong.... W O N G, kok.....K O K........ini kesenenganmu, nyebutin kata-kata begitu.
Selasa, 05 Januari 2010
Foto Reuni Lulusan 1983
Minggu, 03 Januari 2010
Foto Reuni 30 Desember 2009
Reuni SD Muhammadiyah Purwodiningratan 1
30 Desember 2009 - Mbah Jingkrak, Jl. Kaliurang Km.9
Tahun Lulus 1980
30 Desember 2009 - Mbah Jingkrak, Jl. Kaliurang Km.9
Tahun Lulus 1980
Jumat, 01 Januari 2010
Nomor HP lulusan 1980
Mochamad Farchan, 08161362450, farchan_salman@yahoo.com
Setyanto menying, 0818186080Muhammad Fais, 08561005335
M. Arif Widodo, 081328333887
Tri Suharto fals, 02747431906
Muhammad Ivan Pasha, 085868123430
Zulfan Haidar, 081387680730, zulfanzam@yahoo.com
Ernita Lestari, 08159580991
Arfi Destianti, 08129065115
Kartika Laksmi Pertiwi, 081328803144
Elmi, 081227977980
Anik Juragan Roti, 081229416062
Agung Purwanto (wawan), 08122769401
Muhammad Arif Rifai (Pai), 081329758115
Aris Sunandar, 085228671636
Haryono, 08159908225, aryo_gendeng@yahoo.com
Jafar sidik (ipang jefri), 02749217251
M. Syaifulloh, 08175485049
Yeni Rahmanto, 081802670825
Wisnu Sutoro, 02746854327, wisnu_str@yahoo.com
Siti Sulikah, 081328163300
Rahmi, 02747491010
Sigit Kuntoro (Mbendol), 02748245585
Agustinara, 081904110679
Teni Patria, 08175460192
Dyah Ken Kusmarina, 081578800073
Dyan Ken Indriyani, 081931792356
Muhammad Agus Armanto 08122968463
Khoirotul Isnaeni, 081573142122
Mustofa, 02746829824
Erry Jundi, 0274626480
Latifah, 02747446865
Partono, 08122764157
Muhammad Edhie Purnawan, 08157960682
Utami Budiningsih
Endrawan Suk Kemis dipendem
Listyo Nugroho, 085725587007, anggota dewan Tk I Jawa Tengah
Supriyono
Supriyanto
Leno Santosa
Ani Herlinawati
Uning
Ijah
Mochtar (6b jago ngaji)
Anna Marwiyati, 087871244736
Khusni Fauzi
Aris Nis Jiwanggo
Bambang Maejan/kijing/pangeran charles
Budi Jaswadi
Barikah
Atun
Muji Rahayu
Nahar Setiawan, 08127055437, mazzel01@yahoo.com
Muhammad Azhar (pabrik andeng-andeng)
Elly Dahlia(TB. Kota Kembang)
Tri Murni, 0812278991
Rekan-rekan yang belum tercantum nomor HP dan Email, dapat mengedit Blog ini. Bagi yang belum punya akun google dan password dapat SMS ke Haryono atau Tri Suharto. Akun google dan password akan dikirim via sms bagi yang ingin mengedit blog.
Terpendam Setahun Silam
Bulan Desember 2008, saya (Haryono) kebetulan main ke sd yang sudah membuat nasib saya berubah seperti sekarang ini. didikan bapak dan ibu guru membuatku menjadi manusia yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama.
pada waktu main itu saya ketemu dengan mantan guruku kelas 2 yang sekarang jabatannya sudah kepala sekolah sd-ku tersebut. Kata beliau," Akibat gempa kemarin sd purwo jadi di rehab seperti sekarang. coba kalo kamu ketemu teman-teman yang lain kasih tau, bantu sekolahmu. Kamu kenal dengan mbak Kartika yang dokter itu tidak? yang sekarang di RS PKU."
"maksud Ibu, Kartika Laksmi Pertiwi...?! itu sekelas dengan saya, zulfan, nita dan lain-lain Bu."
"Kalo ketemu mbok yao, dibantu..."kata bu Hartini sambil menuliskan nomor telepon sekolah 0274 513281." kalo ketemu temen-temen suruh telpon agar bisa mbantu sekolah..."
pada waktu itu, saya dan anak yang paling besar mencari mbak Kartika ke RS PKU nanya sana sini, tetapi katanya tidak ada nama dokter Kartika. Saya putus asa. Sempat saya ketemu mas Agus Armanto, kalo baru saja main ke sd dan ketemu bu Hartini. Tapi belum bercerita masalah reuni.
Hati saya terketuk, ingin membantu...tapi kalo cuma sendiri rasanya tidak ada artinya. Niat saya kudu bisa ngumpulin temen-temen yang lain. Eh, setahun impian saya itu membelenggu terus, rasanya berdosa kalo saya tidak bisa membantu sekolah.
belum sempat nyari temen-temen...alhamdulillah, Ada info dari temen-temen mau reuni.
AKHIRNYA DATANGLAH.... WUJUD DARI PERTOLONGAN ALLAH SWT, KITA REUNI....
ini sepenggal cerita yang mungkin saya pendam setahun yang lalu, terima kasih ya Allah, terima kasih sahabat-sahabatku (Yogya, 30 Desember 2009)
pada waktu main itu saya ketemu dengan mantan guruku kelas 2 yang sekarang jabatannya sudah kepala sekolah sd-ku tersebut. Kata beliau," Akibat gempa kemarin sd purwo jadi di rehab seperti sekarang. coba kalo kamu ketemu teman-teman yang lain kasih tau, bantu sekolahmu. Kamu kenal dengan mbak Kartika yang dokter itu tidak? yang sekarang di RS PKU."
"maksud Ibu, Kartika Laksmi Pertiwi...?! itu sekelas dengan saya, zulfan, nita dan lain-lain Bu."
"Kalo ketemu mbok yao, dibantu..."kata bu Hartini sambil menuliskan nomor telepon sekolah 0274 513281." kalo ketemu temen-temen suruh telpon agar bisa mbantu sekolah..."
pada waktu itu, saya dan anak yang paling besar mencari mbak Kartika ke RS PKU nanya sana sini, tetapi katanya tidak ada nama dokter Kartika. Saya putus asa. Sempat saya ketemu mas Agus Armanto, kalo baru saja main ke sd dan ketemu bu Hartini. Tapi belum bercerita masalah reuni.
Hati saya terketuk, ingin membantu...tapi kalo cuma sendiri rasanya tidak ada artinya. Niat saya kudu bisa ngumpulin temen-temen yang lain. Eh, setahun impian saya itu membelenggu terus, rasanya berdosa kalo saya tidak bisa membantu sekolah.
belum sempat nyari temen-temen...alhamdulillah, Ada info dari temen-temen mau reuni.
AKHIRNYA DATANGLAH.... WUJUD DARI PERTOLONGAN ALLAH SWT, KITA REUNI....
ini sepenggal cerita yang mungkin saya pendam setahun yang lalu, terima kasih ya Allah, terima kasih sahabat-sahabatku (Yogya, 30 Desember 2009)
30 tahun akhirnya jumpa lagi
Ide itu datang dari temen-temen yang sudah ngungsi jauh dari kota kesayangan Yogyakarta, ada yang di Malaysia, Jakarta dan lain-lain. Akibat dari ketemuan mereka di Blok M. Bulan Desember yang ditunggu itu pun tiba, base camp Jakarta ngontak base came Jogja yang digawangi Mas Agus dan Mas Arif Ripai serta turun gunungnya base camp Jakarta yang tidak kalah gesitnya_Mbak Nita yang dibantu Mbak Elmi (jago main kasti lho waktu SD) untuk mencatat anggota alumni SD Purwo 1 lulusan angkatan 1980, yang sampai ngubek-ubek pasar bering harjo hanya untuk mencari sumpel bom (hehehe sori yo mbak ikah).
Angkatan masuk 1974 dan keluar 1980 ini memang unik kok...notabene angkatan paling mbeling, yang pernah membuat guru-guru nangis (guru agama, Pak Sugeng sendiri mbrebes mili tidak mau ngajar karena kelas kayak pasar mbering harjo).
Jagonya ndoglas neng nggone Pak Bon, mulai dari makan mie, dondong dan ngambil krupuk (makan mau tapi mbayar gak mau)...mbok saiki kalo sudah pada punya rejeki dibayar le pada ndoglas. Ada juga yang kencing di sumur. Wah, pokoke komplit kok.
Dulu ada ada saja ya waktu kita masih jab jingin, mosok masih kelas 6 SD, yang cewek udah mengenal lawan jenis...pada pacaran sama anak SMP tetangga sebelah. Bahkan sampai ada acara cemburu segala. Yah, primadona kelas waktu itu (hmm, siapa ya?!). Unik kan angkatan kita ini. Ini hanya untuk membangkitkan kenangan masa lalu ya, bukan untuk membongkar borok. Kan nama tidak disebut...yang ngerasa aja pasti kukur-kukur endas! Hehehe...
Awal perjumpaan reuni ternyata berliku-liku. Ada yang sudah oke mau ikut, tiba-tiba mlethas ngilang tidak tanggung jawab. Ada pula yang tadinya tidak bisa ikut kalo reuni tanggal 28 Desember 2009, eh, diundur tanggal 30 Desember 2009, akhirnya bisa iku. Ada juga yang niat ikut, tapi masuk rumah sakit (mohon doa kesembuhan buat Mas Fais). Juga karena kesibukan pekerjaan jadi gak bisa datang. Bahkan sempat online dari Batam ke tempat reuni via tele-konfren (halo Mas Nahar...kata temen-temen habis kecemplung minyak jadi kayak orang londo jowo).
Mohon doa untuk almarhum Nurhaq Adliyani rekan kita yang sudah lebih dulu dipanggil Allah SWT pada 1989.
Angkatan masuk 1974 dan keluar 1980 ini memang unik kok...notabene angkatan paling mbeling, yang pernah membuat guru-guru nangis (guru agama, Pak Sugeng sendiri mbrebes mili tidak mau ngajar karena kelas kayak pasar mbering harjo).
Jagonya ndoglas neng nggone Pak Bon, mulai dari makan mie, dondong dan ngambil krupuk (makan mau tapi mbayar gak mau)...mbok saiki kalo sudah pada punya rejeki dibayar le pada ndoglas. Ada juga yang kencing di sumur. Wah, pokoke komplit kok.
Dulu ada ada saja ya waktu kita masih jab jingin, mosok masih kelas 6 SD, yang cewek udah mengenal lawan jenis...pada pacaran sama anak SMP tetangga sebelah. Bahkan sampai ada acara cemburu segala. Yah, primadona kelas waktu itu (hmm, siapa ya?!). Unik kan angkatan kita ini. Ini hanya untuk membangkitkan kenangan masa lalu ya, bukan untuk membongkar borok. Kan nama tidak disebut...yang ngerasa aja pasti kukur-kukur endas! Hehehe...
Awal perjumpaan reuni ternyata berliku-liku. Ada yang sudah oke mau ikut, tiba-tiba mlethas ngilang tidak tanggung jawab. Ada pula yang tadinya tidak bisa ikut kalo reuni tanggal 28 Desember 2009, eh, diundur tanggal 30 Desember 2009, akhirnya bisa iku. Ada juga yang niat ikut, tapi masuk rumah sakit (mohon doa kesembuhan buat Mas Fais). Juga karena kesibukan pekerjaan jadi gak bisa datang. Bahkan sempat online dari Batam ke tempat reuni via tele-konfren (halo Mas Nahar...kata temen-temen habis kecemplung minyak jadi kayak orang londo jowo).
Mohon doa untuk almarhum Nurhaq Adliyani rekan kita yang sudah lebih dulu dipanggil Allah SWT pada 1989.
Langganan:
Komentar (Atom)




















